"WELCOME TO MY BLOG"

Selasa, 02 Oktober 2012

konsep dan prinsip perkembangan peserta didik

Ni lagi makalah tambahan punya temen gua, mungkin kalian yang lagi nyari refrensi bisa sekedar embaca ni makalah bahan pertimbangan ^^

KONSEP DAN PRINSIP PERKEMBANGAN BELAJAR PESERTA DIDIK


KATA PENGANTAR
            Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT karena berkat limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada kelompok kami sehingga dapat menyelesaikan makalah pada mata kuliah Perkembangan Belajar Peserta Didik yang berjudul “konsep-konsep dan prinsip-prinsip perkembangan belajar peserata didik”.
            Penulis menyadari bahwa didalam pembuatan makalah ini berkat bantuan dan tuntunan Tuhan Yang Maha Esa dan tidak lepas dari bantuan berbagai pihak, untuk itu dalam kesempatan ini penulis menghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang membantu dalam pembuatan makalah ini.
            Dalam proses pembuatan makalah ini, kami menyadari jika makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, baik materi maupun cara penulisannya. Namun demikian, penulis telah berupaya dengan segala kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki sehingga dapat selesai dengan baik. Dan oleh karenanya, penulis dengan rendah hati dan dengan tangan terbuka menerima masukan, saran dan usul guna penyempurnaan makalah ini dan makalah-makalah selanjutnya. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembaca.

                                                                                     Mataram, September 2012                                                       

                                                                  
                                                                                Penulis
           






i
 

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR         .................................................................................................. i
DAFTAR ISI                         .................................................................................................. ii
BAB I. PENDAHULUAN   ................................................................................................. 1
1.1.            Latar Belakang .......………………………………………………………….. 1
1.2.            Rumusan Masalah …......……………………………………………………. 2
1.3.            Tujuan Makalah ………….....………………………………………………. 2
BAB II. PEMBAHASAN .................................................................................................... 3
            2.1.  Konsep-Konsep Dasar Perkembangan Belajar Peserta Didik .......................... 3
            2.2. Prinsip-Prinsip Perkembangan Belajar Peserta Didik ....................................... 7
BAB III. PENUTUP ........................................................................................................... 9
            3.1. Kesimpulan ....................................................................................................... 9
            3.2. Saran ..................................................................................................................9
DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................................... 10











ii
 
 
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
            Peserta didik adalah makhluk sosial. Sebagai makhluk sosial, ia membutuhkan orang lain untuk dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang utuh. Dalam perkembangannya, pendapat dan sikap peserta didik dapat berubah karena interaksi dan saling berpengaruh antar sesama peserta didik, maupun dengan proses sosialisasi. Dengan mempelajari perkembangan hubungan sosial diharapkan dapat memahami pengertian dan proses sosialisasi peserta didik.
            Pada awal manusia dilahirkan belum bersifat sosial, dalam artian belum memiliki kemampuan dalam berinteraksi dengan orang lain. Kemampuan sosial anak diperoleh dari berbagai kesempatan dan pengalaman bergaul dengan orang-orang dilingkungannya.
            Oleh sebab itu, peserta didik harus mendapat pendidikan yang layak agar mampu menjadi pribadi yang berguna khususnya dilingkungan sekitarnya.
            Setiap waktu pola pikir seseorang pasti mengalami peningkatan, seiring dengan berkembangnya otak seseorang. Terutama pada Anak Usia Dini, mengalami peningkatan yang pesat pada fase tertetu. Proses belajar sangat penting untuk menunjang kecerdasan anak di masa yang akan datang.
            Perkembangan adalah salah satu proses yang harus dialami oleh setiap  peserta didik baik dalam naungan lembaga formal maupun non-formal. Tanpa sebuah perkembangan dari peserta didik, maka perkembangan suatu Negara tidak akan pernah berjalan dengan lancar.
            Untuk itu, sebagai tenaga pendidik harus mengetahui konsep – konsep dan prinsip – prinsip dasar dari perkembangan belajar peserta didik untuk memudahkan proses belajar mengajar.


1
 

 
1.2. Rumusan Masalah
1.      Bagaimana upaya pendidik dalam menumbuhkembangkan kualitas peserta didik?
2.      Apa saja yang harus diperhatikan dalam proses perkembangan belajar peserta didik?
3.      Apa yang harus diperhatikan dalam belajar peserta didik?
4.      Bagaimana cara mengenal karakteristik dari masing-masing peserta didik?




1.3. Tujuan Makalah
      Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini antara lain:
1.      Mengetahui pengertian perkembangan serta cara menigkatkan kualitas peserta didik
2.      Mengetahui pengertian belajar dan hal yang harus diperhatikan dalam proses perkembangan belajar peserta didik
3.      Mengetahui pengertian peserta didik dan karakteristik dari tiap peserta didik












2
 
 
BAB II  
PEMBAHASAN
2.1. KONSEP – KONSEP DASAR PERKEMBANGAN BELAJAR PESERTA DIDIK
·         Pengertian Perkembangan
Apa itu Perkembangan? Tentu saja kita sangat sering mendengar kata Perkembangan sekaligus maknanya, setiap kita pasti berpikiran berbeda tentang pengertian dan arti dari perkembangan tersebut. Sebelum itu kita perhatikan terlebih dahulu pengertian perkembangan menurut para ahli.
Menurut Kasiram (1983 : 23), “Perkembangan mengandung makna adanya pemunculan sifat-sifat yang baru, yang berbeda dari sebelumnya, mengandung arti bahwa perkembangan merupakan perubahan sifat individu menuju kesempurnaan yang merupakan penyempurnaan dari sifat-sifat sebelumnya.”
Menurut Santrok Yussen (1992), Perkembangan merupakan pola perkembangan individu yang berawal pada konsepsi dan terus berlanjut sepanjang hayat dan bersifat involusi. Dengan demikian perkembangan berlangsung dari proses terbentuknya individu dari proses bertemunya sperma dengan sel telur dan berlangsung sampai akhir hayat yang bersifat timbul adanya perubahan dalam diri individu.
3
 
Menurut Elizhabet B. Hurlock (Istiwidayanti dan Soejarwo, 1991) mengemukakan bahwa perkembangan atau development merupakan serangkaian perubahan progresif yang terjadi sebagai akibat dari proses kematangan dan pengalaman. Ini berarti, perkembangan terdiri atas serangkaian perubahan yang bersifat progresif (maju), baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Perubahan kuantitatif merupakan buah dari perubahan aspek fisik seperti penambahan tinggi, berat dan proporsi badan seseorang. Sedangkan Perubahan kualitatif meliputi peubahan aspek psikofisik, seperti peningkatan kemampuan berpikir, berbahasa, perubahan emosi, sikap, dll. Selain perubahan ke arah penambahan atau peningkatan, ada juga yang mengalami pengurangan seperti gejala lupa dan pikun. Jadi perkembangan bersifat dinamis/berjalan dan tidak pernah statis.
Dari beberapa pendapat ahli diatas, dapat disimpulkan bahwa perkembangan adalah proses perubahan individu yang bersifat dinamis kearah kesempurnaan secara terus – menerus sejak lahir hingga akhir hayat.
Dalam menumbuhkembangkan kualitas peserta didik, yang perlu dilakukan oleh tenaga pendidik adalah mengenali peserta didik dengan sebaik-baiknya. Mengenali disini diartikan seperti mengenal psikolog anak, bagaimana pribadi si anak, dan bagaimana cara menghadapi watak atau karakteristik anak yang berbeda-beda. Dengan mengenali karakter si anak, maka pendidik akan lebih mudah dalam menyampaikan materi ajar pada si anak. Sehingga anak akan lebih mudah menerima apa yang disampaikan oleh Gurunya.
·         Pengertian Belajar
siswa-kelas-v-sd-s-rk-no-2-sibolga-sedang-asyik-belajar-berkelompok-pelajaran-bahasa-indonesia-yang-diajarkan-walikelas-mereka-ranap-situmorang.jpgmotivasi-belajar-dari-kesalahan.jpgSemua orang pasti mengetahui pengertian dari Belajar, bahkan kita sendiri sebagai Mahasiswa sedang melakukan proses dari belajar tersebut. Namun sebelumnya, kita perhatikan dulu pengertian belajar menurut beberapa pendapat ahli.
Menurut Walker (dalam Riyanto, 2002), belajar adalah suatu perubahan dalam pelaksanaan tugas yang terjadi sebagai hasil dari pengalaman dan tidak ada sangkut pautnya dengan kematangan rohaniah, kelelahan, motivasi, perubahan dalam situasi stimulus atau faktor – faktor samar – samar lainnya yang tidak berhubungan langsung dengan kegiatan belajar.
4
 
study_hard_by_DomoBraden.jpgMenurut Cronbach (dalam Riyanto, 2002), belajar merupakan perubahan perilaku sebagai hasil dari pengalaman. Menurut cronbach, belajar yang sebaik-baiknya adalah dangan mengalami sesuatu yaitu menggunakan panca indera. Dengan kata lain, belajar adalah suatu cara mengamati, membaca, meniru, mencoba sesuatu, mendengar, dan mengikuti arahan.
Menurut ahli psikolog Hintzman Douglas L. (dalam The Psychology of Learning and Memory, 1987). Belajar adalah suatu perubahan yang terjadi dalam diri organisme, manusia atau hewan, disebabkan oleh pengalaman yang dapat mempengaruhi tingkah laku organisme tersebut.
Dari beberapa pendapat para ahli diatas, dapat disimpulkan bahwa belajar adalah proses perubahan tingkah laku dan pikiran suatu individu yang disebabkan oleh pengalaman.
Hal-hal yang haus diperhatikan dalam belajar peserta didik antara lain:
1.      Keseriusan
2.      Penguasaan materi
3.      Santai (tidak tegang ketika belajar)

·         Pengertian Peserta Didik
Menurut Sinolungan (1997). Peserta didik dalam arti luas adalah setiap orang yang terkait dengan prosedur pendidikan sepanjang hayat, sedangkan peserta didik dalam arti sempit adalah setiap siswa yang belajar disekolah.
Departemen Pendidikan nasional (2003) menegaskan bahwa peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan dirinya melalui jalur, jenjang, dan jenis pendidikan. Peserta didik pada usia SD/MI adalah semua anak yang memiliki rentang usia 7-12/13 tahun.
5
 
semangat_belajar_yang_tinggi_by_geephotograph66.jpgKesimpulannya, peserta didik yaitu semua komponen mayarakat yang belajar dan mengembangkan diri melalui prosedur – prosedur, baik prosedur formal maupun nonformal. Sedangkan tenaga pendidik adalah semua orang yang mengamalkan ilmu dan pengalamannya dengan cara memberikan bekal dan pengajaran sebagai pengabdian terhadap masyarakat.
Peserta didik memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Antara lain seperti, ada peserta didik yang cepat menerima materi, dan ada yang harus diulangi sehingga ia mengerti suatu materi. Ada yang sifatnya cepat menghafal, dan ada yag sulit menghafal.
Oleh karena beragamnya karakteristik setiap peserta didik, yang harus diperhatikan oleh pendidik adalah harus pandai-pandai mengenal karakteristik setiap peserta didik. Misalnya dengan cara memberikan suatu permasalahan, dan bagaimana peserta didik menyelesaikan dengan solusinya sendiri.


6
 

 2.2 PRINSIP – PRINSIP PERKEMBANGAN BELAJAR PESERTA DIDIK
·         Perkembangan Melibatkan Perubahan
Perkembangan berarti mengalami perubahan. Peserta didik mengalami perubahan, baik itu perubahan yang tampak maupun secara tidak tampak, yang tampak seperti pertambahan postur tubuh, tinggi, ukuran otak, dan sebagainya. Sedangkan perubahan secara tidak tampak seperti perubahan pola pikir peserta didik, sifat, dan karakter.
Perubahan dan perkembangan terjadi atas dorongan dari diri individu untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungan dan untuk merealisasikan diri.
·         Perkembangan Berlangsung Seumur Hidup
Perkembangan berlangsung sejak dalam rahim hingga meninggal dunia. Perkembangan dalam rahim seperti bayi yang mulai bisa mendengar pada sekitar 4-6 bulan kehamilan, begitu seterusnya dari tahun ke tahun hingga dewasa. Peserta didik selalu mengalamai perkembangan yang berbeda – beda setiap fasenya.
·         Perkembangan Merupakan Hasil Proses Kematangan dan Belajar
Tidak berkembang seorang peserta didik jika tidak terlihat hasil belajarnya selama hidup. Tetapi itu sangat tidak mungkin, karena dalam perjalanan hidup peserta didik pasti selalu terlihat hasil belajarnya. Bukan hanya dengan nilai di sekolah, namun juga dengan nilai prilaku sehari – hari.
·        Setiap Individu Memiliki Kecepatan dan Kualitas Perkembangan yang Berbeda
Manusia adalah makhluk unik, setiap orang memiliki perbedaan yang khusus dari masing – masing Individu. Dengan perbedaan itu, sudah pasti berbeda pula kecepatan dan kualitas perkembangan belajar seorang peserta didik.
7
 
Ada yang kecepatan perkembangan belajarnya biasa saja atau normal, ada yang melebihi biasa atau sering disebut dengan Jenius, dan ada perkembangannya yang terhambat, biasa bagi pengidap penyakit Autis yang susah mengalami perkembangan.
·         Pola Perkembangan Memiliki Karakteristik Tertentu
Karakteristik sebuah perkembangan berlangsung secara berkesinambungan atau dengan kata lain perkembangan sebelumnya mempengaruhi perkembangan selanjutnya. Seperti perkembangan ingatan, penalaran, emosi, dan lainnya. Semua ada tahpnya, tidak bisa peserta didik langsung memiliki ingatan, penalaran, dan kontrol emosi seperti orang dewasa.
·        Perkembanagan Berlangsung dari Kemampuan Bersifat Umum Menuju ke Bersifat Khusus
Perkembangan bergerak dari tanggapan umum menuju yang lebih khusus. Seperti halnya pada awal perkembangan peserta didik berinteraksi dengan lingkungan, maka peserta didik akan mendapatkan tanggapan secara umum. Baru setelah itu akan mendapatkan tanggapan secara khusus dan semakin terperinci.
·         Terdapat Perbedaan Individu dalam Perkembangan
Seperti halnya pada point ke empat, Manusia atau Individu memiliki perbedaan masing – masing yang khas. perbedaan perkembangan individu disebabkan oleh jenis kelamin, keturunan, pengaruh gizi, pengaruh teman sebaya, pengaruh lingkungan, dan sebagainya.
·         Setiap Perkembangan Memiliki Resiko
8
 
Resiko perkembangan terjadi karena adanya ketidakseimbangan perkembangan peserta didik seperti ketidakseimbangan mental yang mungkin terjadi karena peralihan fase peserta didik yang sedang berkembang. Resiko itu bisa berasal dari individu itu sendiri baik secara fisik maupun psikis, dan ada pula resiko itu berasal dari pengaruh lingkungan.

BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
            Dari pembahasan diatas, dapat kita simpulkan bahwa:
1.      Perkembangan adalah proses perubahan individu yang bersifat dinamis kearah kesempurnaan secara terus – menerus sejak lahir hingga akhir hayat.
2.      Belajar adalah proses perubahan tingkah laku dan pikiran suatu individu yang disebabkan oleh pengalaman.
3.      Peserta didik adalah semua komponen mayarakat yang belajar dan mengembangkan diri melalui prosedur – prosedur, baik prosedur formal maupun nonformal.
4.      Prinsip – prinsip Perkembangan Peserta didik antara lain:
Ø  Perkembangan Melibatkan Perubahan
Ø  Perkembangan Berlangsung Seumur Hidup
Ø  Merupakan Hasil Proses Kematangan dan Belajar
Ø Setiap Individu Memiliki Kecepatan dan Kualitas Perkembangan yang Berbeda
Ø  Pola Perkembangan Memiliki Karakteristik Tertentu
Ø Perkembanagan Berlangsung dari Kemampuan Bersifat Umum Menuju ke Bersifat Khusus
Ø  Terdapat Perbedaan Individu dalam Perkembangan
Ø  Setiap Perkembangan Memiliki Resiko
3.2. Saran
Dengan adanya konsep-konsep dan prinsip-prinsip prekembangan peserta didik, pembaca diharapkan mampu mengembangkan segala potensi yang dimiliki oleh peserta didik serta memeberi wawasan yang lebih dalam mengenal karakteristik peserta didk dan mampu mengaplikasikan dalam proses belajar mengajar.




9
 
 
DAFTAR PUSTAKA
Wahyuni, Nani. 25 Oktober 2010. Definisi Perkembangan, diakses pada tanggal 19 september 2012.  http://edukasi.kompasiana.com/2010/10/25/definisi-perkembangan/
Riyanto, M.Pd, Prof. Dr. H. Yatim.2009.Paradigma Baru Pembelajaran. Surabaya: Kencana Predana Media Group
Kecil, Lentera. 7 Mei 2012. Definisi Belajar Menurut Para Beberapa Psikolog, diakses pada tanggal 19 september 2012. http://lenterakecil.com/definisi-belajar-menurut-beberapa-psikolog/
Kurnia, Ingridwati. Konsep Dasar Perkembangan Belajar Peserta Didik, diakses pada tanggal 18 September 2012. Berbentuk Pdf
________. 10 Prinsip Perkembangan Anak, diakses pada tanggal 18 September 2012. http://ppg-pgsd.blogspot.com/2012/01/10-prinsip-perkembangan-anak.html
Sumber Gambar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar